Tujuan dan Manfaat dari Adanya Program Keluarga Berencana

  • Whatsapp
Tujuan dan Manfaat dari Adanya Program Keluarga Berencana
Parents giving children a piggyback

Keluarga berencana terkadang disalahartikan sebagai program yang menolak kehadiran anak. Padahal bukan itu faktanya. Tujuan dan juga manfaat dari program ini justru sangat baik demi terwujudnya keluarga yang sehat, bahagia, dan juga sejahtera.

KB ini merupakan program skala nasional yang telah dikelola oleh Badan Keluarga Berencana Nasional atau BKKBN. Ada banyak sekali manfaat dari program KB yang ditawarkan oleh negara ini. Salah satunya yaitu menghasilkan keluarga yang memiliki kualitas

Baca Juga: Ingin Mempunyai Keluarga Harmonis? Ini dia Tipsnya.

Tujuan dan Manfaat dari Adanya Program Keluarga Berencana

Tujuan Adanya Program KB

Tujuan di balik program ini yang satu ini adalah:

  • Pertama, membentuk keluarga kecil yang sejahtera dan disesuaikan dengan kondisi ekonomi yang dimiliki keluarga tersebut
  • Kedua, mencanangkan keluarga kecil cukup dengan 2 anak
  • Ketiga, mencegah terjadinya pernikahan pada usia dini
  • Keempat, menekan angka kematian pada ibu dan bayi karena hamil di usia yang terlalu muda atau terlalu tua, atau bisa juga karena penyakit sistem reproduksi.
  • Kelima, menekan jumlah penduduk yang ada di indonesia dan menyeimbangkan jumlah kebutuhan dengan jumlah penduduk yang tinggal di Indonesia.

Manfaat Program Keluarga Berencana

Berikut ini merupakan beberapa manfaat dari program KB yang penting untuk kamu terapkan:

1. Menjaga kesehatan pada ibu dan bayi

Sebuah program kehamilan yang direncanakan secara matang akan memberikan dampak yang baik untuk kesehatan ibu dan juga bayi.

Selain itu, program ini juga dapat memberikan pengarahan tentang langkah-langkah untuk menjaga kesehatan dari ibu dan bayinya, baik sebelum melahirkan maupun setelah melahirkan.

Baca Juga :  3 Vitamin untuk Anak. Membantu Menjaga Daya Tahan Tubuh

2. Kecukupan ASI dan pola asuh

Dengan program KB ini, suami dan istri bisa merencanakan waktu kehamilan dengan tepat. Hal ini memiliki kaitan yang erat dengan kecukupan ASI dan juga pola asuh anak.

Idealnya untuk jarak anak pertama dan kedua antara 3 sampai 5 tahun. Dengan adanya jarak waktu ini, maka anak pertama bisa mendapatkan manfaat dari ASI secara maksimal.

Tidak hanya itu saja, anak juga bisa mendapatkan perhatian yang penuh dari orang tuanya selama masa pertumbuhannya. Kedua hal ini tentu daja akan sangat berdampak positif untuk anak.

3. Mencegah kehamilan yang tidak direncanakan

Suami dan juga istri yang tidak menjalankan program KB ini akan berisiko mengalami kehamilan yang tidak mereka rencanakan.

Seperti, perempuan di atas usia 35 tahun dan belum memasuki menopause yang masih melakukan hubungan intim tanpa alat kontrasepsi tentu saja mereka bisa saja hamil.

Tapi kehamilannya ini akan memiliki risiko yang tinggi dan bisa juga berdampak fatal untuk ibu dan bayi. Begitu juga untuk kehamilan yang terlalu dini setelah melahirkan. Contohnya seperti, seorang wanita bisa saja mereka melahirkan ketika anak pertamanya masih berusia di bawah 1 tahun.

Jika kondisi ini terjadi, ibu tidak akan mendapatkan pemulihan yang utuh sesudah melahirkan anak sebelumnya. Hal tersebut tentunya bisa berdampak pada kesehatan fisik dan juga mental ibu.

4. Mencegah penyakit menular seksual

Walaupun hubungan dilakukan antar suami dan istri, hubungan seksual ini tidak terlepas dari risiko terkena penyakit menular seksual, seperti gonore, sifilis, hingga HIV/AIDS. Namun, hal yang satu ini bisa dicegah dengan penggunaan alat kontrasepsi, yaitu kondom.

Nah..Itulah 4 tujuan dan manfaat dari Adanya Program Keluarga Berencana. Semoga ulasan ini bisa menjadi bermanfaat untuk sahabat hasnapreneur semuanya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *